Jumat, 22 Juni 2012

Dinamika Kelompok


Dinamika Kelompok
A.   Pengantar
Dalam berbagai bidang pekerjaan, dirasakan perlunya bekerja dalam tim untuk mengatasi masalah dalam berbagai bidang.
Agar kerja tim dapat berhasil dengan baik, perlu dimiliki kemampuan berinteraksi dan mengadakan hubungan antar pribadi. Aplikasi dinamika kelompok adl memberikan pengalaman kepada para perawat agar mengetahui bagaimana ia bekerja dlm tim sesuai dengan peran dan tugasnya

B.   Pendahuluan
Pada hakekatnya pelayanan keperawatan dilaksanakan oleh sekelompok perawat dlm suatu tim. Semakin efektif suatu kelompok bekerja sbg suatu tim , maka pelayanan makin efektif. Seorang pemimpin keperawatan hrs memotivasi tim mengembangkan kerja kelompok. Pengembangan kerja kelompok menjadi kajian dari dinamika kelompok

C.   Asumsi kelompok
·         Individu tidak bisa hidup sendiri & kelompok menjadi objek dari kebutuhan individu
·         Dimana saja kelompok selalu ada
·         Kelompok berpengaruh thd aktivitas individu
·         Kelompok bisa bernilai positif & negatif tergantung individu yg memanfaatkannya
·         Kelompok dimanfaatkan untuk mencapai tujuan tertentu

D.   Ciri-ciri dinamika kelompok
·         Punya tujuan yg objektif
·         Sistem norma (pedoman tingkah laku anggota kelompok)
·         Pola tindakan (action system) : pemikiran cita cita kelompok yg akan dicapai
·         Pola interaksi yg kontinu →  kepribadian kecakapan → pembagian tugas & peraan
·         Sistem sangsi → rasa sadar memiliki kelompok: kepaduan, ketaatan, partisipasi

E.   Dinamika kelompok
Kekuatan yang bekerja dalam kelompok, yang mempengaruhi hasil kerja kelompok dan kepuasan anggotanya.
Unsur – unsur :
Kegiatan, tindakan verbal maupun non verbal yang   dilakukan oleh anggota kelompok.
Interaksi, Komunikasi dan kontak antar pribadi yang terjadi di antara anggota-anggota kelompok.
Sentimen, Perasaan, sikap, keyakinan/nilai-nilai yang           dianut             oleh anggota kelompok.

F.    Tujuan dinamika kelompok
·         Membangkitkan kepekaan diri,  shg dpt menimbulkan rasa   saling  menghargai.
·          Menimbulkan rasa solidaritas  anggota shg dpt saling menghormati &  saling menghargai pendpt orang lain
·         Menciptakan komunikasi yg terbuka terhdp sesama anggota  kelompok
·         Menimbulkan adanya i'tikad yg baik diantara sesama anggota kelompok
·         Menciptakan suasana saling percaya  diantara sesama anggota kelompok
·         Menciptakan rasa saling  mendukung diantara anggota  kelompok

G.   Manfaat dinamika kelompok bagi perseorangan
·         Dapat saling mengenal
·         Dapat menambah pengalaman
·         Dapat melihat adanya persepsi yang berbeda yang akhirnya persepsi tsb dpt diterima sbg norma kelompok

H.   Manfaat dinamika kelompok bagi kelompok
Dapat mempelajari cara2 mengambil keputusan, pencapaian konsensus di dlm kelompok, sistematika kerja kelompok dan mengetahui mengatasi perselisihan pendapat.

I.      Manfaat dinamika kelompok bagi organisasi
·         Pengalaman  kerja kelompok dapat dijadikan dasar kerjasama antar unit.
·         Kesatuan dalam membahas untuk memecahkan masalah, kelancaran dlm berkomunikasi.

J.    Membentuk konsesus kelompok
·         Hindari cara mempertahankan pendapat secara membabi buta.
·         Jangan merubah pendapat hanya demi kesepakatan dan menghindari konflik.
·         Hindari prosedur penyerangan konflik, seperti voting, lempar koin.
·         Mencoba melibatkan semua orang dalam proses pengambilan keputusan.
·         Jangan berasumsi bahwa seorang harus menang dan seorang harus kalah pada waktu diskusi.



Bangsa dan Negara

Bangsa => sekelompok orang yang hidup ditempat tertentu yang mempunyai karakter

Unsur-unsur terbentuknya bangsa
  • cita-cita bersama
  • sejarah hidup bersama
  • adat budaya dan kebiasaan sama
  • menempati suatu wilayah tertentu yang terorganisir dalam suatu pemerintahan yang berdaulat
Negara 
  • organisasi kesatuan yang teratur
  • kekuasaan yang bersifat memaksa dan memonopoli
  • mengurus kepentingan bersama dalam masyarakat
  • persatuan yang mempunyai wilayah tertentu yang dilengkapi alat perlengkapan. exp : presiden, mentri, etc
Teori Terjadinya Negara
  1. Fakta Sejarah 
    • pendudukan
    • peleburan 
    • penyerahana
    • penaikan
    • pencaplokan 
    • proklamasi
    • pembentukan baru
    • pemisahan 
  2. Pendekatan Teoritis
    • teori ketuhanan
    • teori perjanjian
    • teori kekuasaan
    • teori hukum alam
    • teori hukum murni
    • teori modern
  3. Teori Lenyapnya Negara
    • teori organis
    • teori anarkis
Unsur Terbentuknya Negara
  1. Kontitutif
    • rakyat
      • penduduk, bukan penduduk, warga negara, bukan warga negara
      • bangsa
    • wilayah
      • daratan
      • lautan
      • udara
      • batas wilayah negara
      • tertorial dan ekstra tertorial
    • Pemerintah yang berdaulat

sistem saraf


Neuron

Setiap neuron terdiri dari satu badan sel yang di dalamnya terdapat sitoplasma dan inti sel. Dari badan sel keluar dua macam serabut saraf, yaitudendrit dan akson.
Dendrit berfungsi mengirimkan impuls ke badan sel saraf, sedangkan akson berfungsi mengirimkan impuls dari badan sel ke sel saraf yang lain atau ke jaringan lain. Akson biasanya sangat panjang. Sebaliknya, dendrit pendek.
Setiap neuron hanya mempunyai satu akson dan minimal satu dendrit. Kedua serabut saraf ini berisi plasma sel. Pada bagian luar akson terdapat lapisan lemak disebut mielin yang dibentuk olehsel Schwann yang menempel pada akson. Sel Schwann merupakan sel glia utama pada sistem saraf perifer yang berfungsi membentuk selubung mielin. Fungsi mielin adalah melindungi akson dan memberi nutrisi. Bagian dari akson yang tidak terbungkus mielin disebut nodus Ranvier, yang dapat mempercepat penghantaran impuls.

[sunting]Sel Glial

Sel Glial berfungsi diantaranya untuk memberi nutrisi pada sel saraf. Macam-macam neuroglia diantaranya adalah astrosit, oligodendrosit,mikroglia, dan makroglia .

[sunting]Penghantaran rangsang

Semua sel dalam tubuh manusia memiliki muatan listrik yang terpolarisasi, dengan kata lain terjadi perbedaan potensial antara bagian luar dan dalam dari suatu membran sel, tidak terkecuali sel saraf (neuron). Perbedaan potensial antara bagian luar dan dalam membran ini disebut potensial membran. Informasi yang diterima oleh Indra akan diteruskan oleh saraf dalam bentuk impuls. Impuls tersebut berupa tegangan listrik. Impuls akan menempuh jalur sepanjang akson suatu neuron sebelum dihantarkan ke neuron lain melalui sinapsis dan akan seperti itu terus hingga mencapai otak, dimana impuls itu akan diproses. Kemudian otak mengirimkan impuls menuju organ atau indra yang dituju untuk menghasilkan efek yang diinginkan melalui mekanisme pengiriman impuls yang sama.
Membran hewan memiliki potensial istirahat sekitar -50 mV s/d -90 mV, potensial istirahat adalah potensial yang dipertahankan oleh membran selama tidak ada rangsangan pada sel. Datangnya stimulus akan menyebabkan terjadinya depolarisasi dan hiperpolarisasi pada membran sel, hal tersebut menyebabkan terjadinya potensial kerja. Potensial kerja adalah perubahan tiba-tiba pada potensial membran karena datangnya rangsang. Pada saat potensial kerja terjadi, potensial membran mengalami depolarisasi dari potensial istrahatnya (-70 mV) berubah menjadi +40 mV. Akson vertebrata umumnya memiliki selubung mielin. Selubung mielin terdiri dari 80% lipid dan 20% protein, menjadikannya bersifat dielektrik atau penghambat aliran listrik dan hal ini menyebabkan potensial kerja tidak dapat terbentuk pada selubung mielin; tetapi bagian dari akson bernama nodus Ranvier tidak diselubungi oleh mielin. Penghantaran rangsang pada akson bermielin dilakukan dengan mekanisme hantaran saltatori, yaitu potensial kerja dihantarkan dengan "melompat" dari satu nodus ke nodus lainnya hingga mencapai sinapsis.
Pada ujung neuron terdapat titik pertemuan antar neuron bernama sinapsis, neuron yang mengirimkan rangsang disebut neuron pra-sinapsis dan yang akan menerima rangsang disebut neuron pasca-sinapsis. Ujung akson setiap neuron membentuk tonjolan yang didalamnya terdapat mitokondria untuk menyediakan ATP untuk proses penghantaran rangsang dan vesikula sinapsis yang berisi neurotransmitter umumnya berupa asetilkolin (ACh), adrenalin dan noradrenalin. Ketika rangsang tiba di sinapsis, ujung akson dari neuron pra-sinapsis akan membuat vesikula sinapsis mendekat dan melebur ke membrannya. Neurotransmitter kemudian dilepaskan melalui proses eksositosis. Pada ujung akson neuron pasca-sinapsis, protein reseptor mengikat molekul neurotransmitter dan merespon dengan membuka saluran ion pada membran akson yang kemudian mengubah potensial membran (depolarisasi atau hiperpolarisasi) dan menimbulkan potensial kerja pada neuron pasca-sinapsis. Ketika impuls dari neuron pra-sinaps berhenti neurotransmitter yang telah ada akan didegradasi. Molekul terdegradasi tersebut kemudian masuk kembali ke ujung akson neuron pra-sinapsis melalui proses endositosis.

Kamis, 21 Juni 2012


Bagian-Bagian Rangka Manusia

          Organ Penyusun Sistem Gerak (Rangka manusia) terdiri atas tiga bagian, yaitu bagian kepala (tengkorak), bagian badan, dan bagian anggota gerak.

1. Bagian Tengkorak (Kepala)
    Tulang rangka kepala (tengkorak) berfungsi melindungi organ-organ penting yang ada di bagian kepala, antara lain otak. Apabila kepala terbentur maka otak akan terlindung dari kerusakan, karena ada tulang tengkorak. Rangka kepala (tengkorak) meliputi tulang-tulang tengkorak wajah dan tulang pelindung otak.
Tersusun dari tulang pipih yang berfungsi sebagai tempat pembuatan sel-sel darah merah dan sel-sel darah putih.
Tulang-tulang tengkorak dibedakan lagi menjadi :

a. Tengkorak wajah terdiri atas
Ø 2 tulang hidung,
Ø 2 tulang pipi,
Ø 2 tulang rahang atas
Ø 2 tulang rahang bawah,
Ø 2 tulang air mata,
Ø 2 tulang langit-langit,
Ø tulang pisau luku,
Ø 1 tulang lidah.

b. Tulang pelindung otak meliputi:
Ø 1 tulang dahi,
Ø 1 tulang belakang kepala,
Ø 2 tulang pelipis,
Ø 2 tulang ubun-ubun,
Ø 2 tulang baji,
Ø 2 tulang tapis.

2. Bagian Badan
    Rangka badan meliputi: tulang belakang, tulang rusuk, tulang dada, tulang gelang bahu, dan tulang gelang panggul.

a. Tulang Belakang
Tulang belakang terdiri atas 33 ruas, yaitu :
· 7 ruas tulang leher,
· 12 ruas tulang punggung,
· 5 ruas tulang pinggang,
· 5 ruas tulang kelangkang,
· 4 ruas tulang ekor.


b . Tulang rusuk
Tulang rusuk terdiri atas 12 ruas, yaitu :
· 7 pasang tulang rusuk sejati,
· 3 pasang tulang rusuk palsu,
· 2 pasang tulang rusuk melayang.

c. Tulang dada
Tulang dada terdiri atas tiga bagian, yaitu :
· tangkai atau hulu,
· badan,
· taju pedang.

   Tulang dada merupakan tempat melekatnya tulang rusuk bagian depan. Tulang rusuk dan tulang dada membentuk rongga dada.

d. Tulang Gelang bahu
    Di atas rongga dada terdapat rangka bahu. Rangka bahu dibentuk oleh tulang gelang bahu. Tulang gelang bahu tersusun dari sepasang tulang belikat dan sepasang tulang selangka.

e. Tulang Gelang Panggul
Pada badan bagian bawah terdapat rangka panggul. Rangka panggul dibentuk oleh tulang gelang panggul. Tulang gelang panggul dibentuk oleh
· 2 tulang usus,
· 2 tulang duduk,
· 2 tulang kemaluan.

3. Bagian Anggota Gerak
Rangka anggota gerak terdiri atas tulang-tulang anggota gerak atas (tangan) dan tulang-tulang anggota gerak bawah (tungkai).

a. Tulang-tulang anggota gerak atas (tangan)
Tulang-tulang anggota gerak atas (tangan), yaitu :
· 2 tulang lengan atas,
· 2 tulang hasta,
· 2 tulang pengumpil,
· 16 tulang pergelangan tangan,
· 10 tulang telapak tangan,
· 28 tulang ruas-ruas jari tangan.

b. Tulang-tulang anggota gerak bawah (tungkai)
Tulang-tulang anggota gerak bawah (tungkai), yaitu:
· 2 tulang paha,
· 2 tulang kering,
· 2 tulang betis,
· 2 tulang tempurung lutut,
· 2 tulang telapak kaki,
· 14 tulang pergelangan kaki,
· 10 tulang telapak kaki
· 28 tulang ruas-ruas jari kaki.

Bentuk-bentuk Tulang Rangka Manusia

 Berdasarkan bentuknya fungsi tulang rangka manusia ada tiga, yaitu tulang pipa, tulang pendek dan tulang pipih.

a. Tulang Pipa
Tulang pipa adalah tulang yang memiliki bentuk seperti pipa. Rongga pada tulang pipa berisi sumsum kuning. Sumsum kuning ini banyak mengandung lemak. Sumsum kuning dapat berfungsi sebagai cadangan makanan. Pada ujung-ujung tulang pipa yang mengembung, di dalamnya terdapat rongga-rongga kecil yang berisi sumsum merah. Sumsum merah ini berfungsi sebagai pembentuk sel-sel darah.

b. Tulang Pendek
Tulang pendek memiliki ukuran tulang yang pendek. Di dalamnya hanya terdapat rongga-rongga kecil berisi sumsum merah. Tulang-tulang yang termasuk tulang pendek antara lain tulang belakang, tulang pergelangan tangan, dan tulang pergelangan kaki.

c. Tulang Pipih
Tulang ini berbentuk pipih. Sama halnya dengan tulang pendek, tulang pipih berfungsi sebagai tempat pembentukan sel-sel darah. Hal ini disebabkan dalam tulang pipih terdapat rongga-rongga kecil yang berisi sumsum merah. Tulang yang termasuk ke dalam tulang pipih, antara lain tulang rusuk, tulang dada, dan tulang tengkorak kepala.

Fungsi Tulang (Rangka)
Tulang merupakan alat gerak yang memiliki peranan penting bagi manusia karena tulang-tulang pada manusia selain menyusun rangka, juga memiliki beberapa fungsi diantaranya adalah:
* Memberi bentuk tubuh
* Melindungi alat (organ-organ) tubuh yang vital
* Menahan dan menegakkan tubuh, Menunjang tegaknya tubuh
* Tempat melekatnya otot rangka (skelet)
* Sumsum merah tulang membentuk sel-sel darah merah
* Tempat pembentukan sel-sel darah Merah
* Sebagai cadangan (penimbunan) mineral terutama Calsium dan Fosfat
* Tempat menyimpan energi, yaitu simpanan lemak yang ada di sumsum kuning.


Tumbuh Kembang


Tumbuh Kembang
Lanjut Usia( Lansia) >65 tahun
Teori penuaan
  • Teori stokastik:
    • penuaan hasil kerusakan sel acak terjadi seiring perjalanan waktu
    • Akumulasi kerusanakan à karakteristik proses penuaan
  • Teori nonstokastik: mekanisme fisiologis tubuh sudah terprogram secara genetik yang akan mengatur proses penuaan
  • Teori psikososial
    • Teori pemutusan hubungan
    • Teori aktivitas
    • Teori kontin uitas
  • Teori pemutusan hubungan
    • Lansia menarik diri dari peran seb.nyaberganti keaktivitas >introspektif & berfokus pd diri sendiri
  • Teori aktivitas
    • Kesinambungan aktivitas yg dilakukan pd usia paruh baya --> mempengaruhi keberhasilan proses penuaan (Havighurst, 1963)
  • Teori kontinuitas (Neugarten, 1964)
    • Seiring penuaan, kjepribadian tetap sama, perilaku lebih mudah diramalkan
Tugas perkembangan pada lansia
  • Beradaptasi terhadap penurunan kesehatan & kekuatan fisik
  • Beradaptasi terhadap masa pensiun & penurunan pendapatan
  • Beradaptasi terhadap kematian pasangan
  • Menerima diri sebagai individu yg menua
  • Mempertahankan kehidupan yg memuaskan
  • Menetapkan kembali hubungan dengan anak yg telah dewasa
  • Menemukan cara mempertahankan kualitas hidup


Perubahan Fisiologis
Kulit :
    • Hilangnya elastisitas kulit (kerut, kendur, kering, mudah luka)
    • Perubahan pigmentasi,
    • atrofi kelenjar (minyak, kelembaban, kelenjar keringat)
    • Penipisan rambut
    • Pertumbuhan kuku lambat
    • Atrofi atriol epidermis
Respirasi
  • Penurunan refleks batuk: pengeluaran lendir, debu, iritan sal.nafas menurun/ penurunan jumlah silia
  • Penurunan kapasitas vital paru(pelebaran diameter dada anterior-posterior)
  • Peningkatan kekakukan dinding dada
  • Alveoli lbh sedikit
  • Peningkatan resistensi saluran nafas
  • Peningkatan infeksi saluran nafas
Perubahan Fisiologis
Kardiovaskuler
    • Penebalan dinding pem.darah
    • Penyempian lumen p.darah
    • Penurunan elastisitas p.darah
    • Penurunan curah jantung
    • Penurunan serat otot jantung
    • Penurunan elastisitas &kalsifikasi katup2 jantung
    • Penurunan snsitivitas baroreseptor
    • Penurunan efisiensi katup vena
    • Peningkatan tekanan vaskuler paru
    • Peningkatan tekanan sistolik
    • Penurunan sirkulasi pertifer
Gastrointestinal
  • Penyakit periodontal
  • Penurunan sekresi saliva, sekresi lambung, enzim pankreas
  • Perubahan otot polos
  • Dengan dengan penurunan peristaltik esofagus
  • Penurunan motiliotas usus halus
Perubahan Kognitif
  • 3 kondisi utama yg pengaruhi kognisi lansia
    • Delirium
    • Demensia
    • Depresi
Delirium
    • `Keadaan kebingungan akut, reversibel.
    • Karena faktor fisiologis: gang. elektrolit, anoksia serebral, hipoglikemia, pengobatan, efek obat, tumor, hematoma subdural, infeksi serebrovaskular, ionfark, perdarahan serebrovaskuler
    • Delirium pd lansia
    • sering disertai infeksi sistemik &
    • gejala pneumonia/infeksi saluran kemih
    • faktor lingkungan : defisit sensorik, ling.asing, stres psikososial & nyeri
Perubahan Kognitif
Demensia
  • Gangguan intelektual, menghambat fungsi kerja & sosial
  • Disfungsi serebral irreversibel, progresif perlahan
  • Depresi : terjadi bersamaan dengan demensia & stres


Perubahan Psikososial
  • Perubahan PsikososialPensiun: perubahan peran, kehilangan pekerjaan, keuangan, isolasi sosial
  • Isolasi sosial:kehilangan peran, tidak ada dukungan orang dewasa lain, gangguan pendengaran, penglihatan, mobilitas, merasa ditolak
  • Seksualitas: menurunnya libido, penggunaan obat hipertensià menurunkan
  • Rumah & lingkungan


MANFAAT BUAH PIR UNTUK KESEHATAN



MANFAAT BUAH PIR UNTUK KESEHATAN

            Manusia sudah mengonsumsi buah pir sejak lama. Ada alasan mengapa buah pir disukai.
Selain karena rasanya yang lezat, buah ini juga sangat bernutrisi.
Buah yang termasuk dalam keluarga buah apel ini lebih kaya serat ketimbang apel. Jika 1 buah apel mengandung 3 gram serat, pir mengandung 6 gram. Ini berarti 1 buah pir mengandung 20 persen asupan serat yang disarankan untuk dikonsumsi dalam sehari. Buah pir juga bebas dari lemak, bebas kolesterol, bebas sodium, dan kaya akan vitamin C, K, dan kromium.
            Buah pir memiliki kadar indeks glikemik yang rendah dan hanya mengandung kalori sekitar 100 per buahnya. Artinya, buah ini baik untuk mereka yang memiliki penyakit diabetes dan hypoglycemics. Gula dari makanan yang kadar indeks glikemiknya rendah diserap tubuh secara perlahan, menjaga level gula darah stabil. Pir pun kaya akan pektin, serat diet yang mudah larut dan dipercaya mampu menurunkan kolesterol dan meregulasi gerakan usus besar. Karenanya, pir amat baik untuk mereka yang memiliki masalah konstipasi.

             Manfaat terbesar buah pir terdapat pada kulitnya. Karena itu, sebaiknya tidak mengupas kulit pir jika Anda ingin mengonsumsinya. Kebanyakan serat yang terkandung di pir terdapat di kulitnya, termasukquercetin, yakni zat antioksidan dan flavonoid yang memiliki efek antiradang. Meski zat tersebut tak sebanyak yang dimiliki apel dan bawang bombai, namun masih merupakan nutrien yang baik dari pir. Selain itu, buah pir juga memiliki folat, yang telah terbukti bisa mencegah cacat pada saraf bayi. Maka wanita yang hamil disarankan untuk mengonsumsi buah pir. Mereka yang memiliki masalah dengan alergi makanan amat disarankan untuk mengonsumsi buah pir karena aman dan tidak mencetuskan reaksi alergi. Pir juga disarankan sebagai buah pertama yang diberikan kepada anak-anak karena dinilai hipoalergenik.

               Saat akan memilih buah pir, pilihlah yang tidak memar (biru karena terantuk), terpotong, sudah berwarna kecoklatan, atau pun yang terlihat masih muda. Pir yang sudah cukup matang akan terasa lembut ketika ditekan dengan jari. Jika Anda membeli buah pir dan baru akan mengonsumsinya beberapa hari setelah dibeli, pilihlah yang masih keras. Begitu pun jika Anda akan menggunakannya untuk dibuat bahan kue panggang. Buah pir yang sudah matang harus dikonsumsi dalam waktu sehari atau dua hari.
               Biarkan buah pir matang dalam kondisi udara ruangan. Jika ingin membuatnya cepat matang, sandingkan dengan buah apel. Buah apel melepaskan gas etilen ke udara, yang membuat buah-buahan lain di sekitarnya matang lebih cepat. Untuk mendapatkan efek antioksidan terbaik, konsumsi pir ketika ia berada dalam kondisi paling matang. Karena kulitnya sangat tipis, berhati-hatilah jika akan membawa buah pir untuk dimakan di lain tempat.
                Buah pir termasuk dalam genus Pyrus dan family Rosaceae. Seperti halnya buah apel, buah pir termasuk juicy fruit karena kandungan airnya yang sangat tinggi. Buah ini mempunyai berat rata-rata 160 gram dengan panjang 18 cm dan lebar 8 cm. Karakternya yang membawa kesegaran membuat buah pir sangat digemari konsumen.

               Buah pir merupakan sumber vitamin C yang baik. Konsumsi satu buah pir cukup untuk memenuhi 17 persen kebutuhan tubuh akan vitamin C setiap hari. Vitamin C dikenal sebagai senyawa utama tubuh yang dibutuhkan dalam berbagai proses penting, mulai dari pembuatan kolagen (protein berserat yang membentuk jaringan ikat pada tulang), pengangkut lemak, pengangkut elektron dari berbagai reaksi enzimatik, pemacu gusi yang sehat, pengatur tingkat kolesterol, serta pemacu imunitas. Selain itu, vitamin C sangat diperlukan tubuh untuk penyembuhan luka dan meningkatkan fungsi otak agar dapat bekerja maksimal.


Manfaat lainnya dari buah pir ialah :

    1. Kendalikan Tekanan Darah
                Buah pir tergolong tanaman yang mempunyai nilai gizi yang cukup baik, di antaranya adalah kalium, serat pangan (dietary fiber), vitamin C, vitamin K, dan tembaga. Menurut The George Mateljan Foundation (2006), kandungan serat pangan pada buah pir termasuk dalam kategori baik. Konsumsi satu buah pir telah memenuhi 19,8 persen kebutuhan tubuh akan serat pangan setiap hari.

                Selain untuk menurunkan kadar kolesterol, kandungan serat pangan pada buah pir juga sangat berguna dalam sistem pencernaan. Konsumsi serat dalam jumlah cukup sangat baik untuk mengatasi sembelit dan aman untuk lambung yang sensitif atau radang usus.
    Kandungan serat dan tembaga pada buah pir juga dapat mencegah terjadinya kanker kolon. Kandungan serat yang tinggi menjadikan buah pir juga sangat baik bagi penderita diabetes.

    2. Sebagai Anti kanker

                Buah pir mempunyai sejumlah manfaat yang berguna untuk menjaga kesehatan. Selain karena kandungan gizinya yang tinggi, buah pir juga mengandung senyawa-senyawa yang esensial bagi tubuh.  

FUNGSI OTAK MANUSIA


Anatomi dan Fungsi Otak Manusia
Otak Anda mengendalikan semua fungsi tubuh Anda.Otak merupakan pusat dari keseluruhan tubuh Anda. Jika otak Anda sehat, maka akan mendorong kesehatan tubuh serta menunjang kesehatan mental Anda. Sebaliknya, apabila otak Anda terganggu, maka kesehatan tubuh dan mental Anda bisa ikut terganggu.
Seandainya jantung atau paru-paru Anda berhenti bekerja selama beberapa menit, Anda masih bisa bertahan hidup.Namun jika otak Anda berhenti bekerja selama satu detik saja, maka tubuh Anda mati.Itulah mengapa otak disebut sebagai organ yang paling penting dari seluruh organ di tubuh manusia.
Selain paling penting, otak juga merupakan organ yang paling rumit. Membahas tentang anatomi dan fungsi otak secara detail bisa memakan waktu berhari-hari. Oleh karena itu disini kita akan membahas anatomi dan fungsi otak secara garis besarnya saja sekedar membuat Anda paham bagian-bagian dan fungsi otak Anda sendiri
                Otak dibagi menjadi 4 bagian :
1. Cerebrum (Otak Besar)
Cerebrum adalah bagian terbesar dari otak manusia yang juga disebut dengan nama Cerebral Cortex, Forebrain atau Otak Depan. Cerebrum merupakan bagian otak yang membedakan manusia dengan binatang.Cerebrum membuat manusia memiliki kemampuan berpikir, analisa, logika, bahasa, kesadaran, perencanaan, memori dan kemampuan visual.Kecerdasan intelektual atau IQ Anda juga ditentukan oleh kualitas bagian ini.
Cerebrum secara terbagi menjadi 4 (empat) bagian yang disebut Lobus.Bagian lobus yang menonjol disebut gyrus dan bagian lekukan yang menyerupai parit disebut sulcus. Keempat Lobus tersebut masing-masing adalah: Lobus Frontal, Lobus Parietal, Lobus Temporal dan Lobus Occipital.
-          Lobus Frontal merupakan bagian lobus yang ada dipaling depan dari Otak Besar. Lobus ini berhubungan dengan kemampuan membuat alasan, kemampuan gerak, kognisi, perencanaan, penyelesaian masalah, memberi penilaian, kreativitas, kontrol perasaan, kontrol perilaku seksual dan kemampuan bahasa secara umum.
-          Lobus Parietal berada di tengah, berhubungan dengan proses sensor perasaan seperti tekanan, sentuhan dan rasa sakit.
-          Lobus Temporal berada di bagian bawah berhubungan dengan kemampuan pendengaran, pemaknaan informasi dan bahasa dalam bentuk suara.
-          Lobus Occipital ada di bagian paling belakang, berhubungan dengan rangsangan visual yang memungkinkan manusia mampu melakukan interpretasi terhadap objek yang ditangkap oleh retina mata.

Selain dibagi menjadi 4 lobus, cerebrum (otak besar) juga bisa dibagi menjadi dua belahan, yaitu belahan otak kanan dan belahan otak kiri.Kedua belahan itu terhubung oleh kabel-kabel saraf di bagian bawahnya.Secara umum, belahan otak kanan mengontrol sisi kiri tubuh, dan belahan otak kiri mengontrol sisi kanan tubuh.Otak kanan terlibat dalam kreativitas dan kemampuan artistik.Sedangkan otak kiri untuk logika dan berpikir rasional.
2. Cerebellum (Otak Kecil)
Otak Kecil atau Cerebellum terletak di bagian belakang kepala, dekat dengan ujung leher bagian atas. Cerebellum mengontrol banyak fungsi otomatis otak, diantaranya: mengatur sikap atau posisi tubuh, mengkontrol keseimbangan, koordinasi otot dan gerakan tubuh. Otak Kecil juga menyimpan dan melaksanakan serangkaian gerakan otomatis yang dipelajari seperti gerakan mengendarai mobil, gerakan tangan saat menulis, gerakan mengunci pintu dan sebagainya
Jika terjadi cedera pada otak kecil, dapat mengakibatkan gangguan pada sikap dan koordinasi gerak otot.Gerakan menjadi tidak terkoordinasi, misalnya orang tersebut tidak mampu memasukkan makanan ke dalam mulutnya atau tidak mampu mengancingkan baju.
3. Brainstem (Batang Otak)
Batang otak (brainstem) berada di dalam tulang tengkorak atau rongga kepala bagian dasar dan memanjang sampai ke tulang punggung atau sumsum tulang belakang. Bagian otak ini mengatur fungsi dasar manusia termasuk pernapasan, denyut jantung, mengatur suhu tubuh, mengatur proses pencernaan, dan merupakan sumber insting dasar manusia yaitu fight or flight (lawan atau lari) saat datangnya bahaya.
Batang otak dijumpai juga pada hewan seperti kadal dan buaya.Oleh karena itu, batang otak sering juga disebut dengan otak reptil.Otak reptil mengatur “perasaan teritorial” sebagai insting primitif. Contohnya anda akan merasa tidak nyaman atau terancam ketika orang yang tidak Anda kenal terlalu dekat dengan anda.
Batang Otak terdiri dari tiga bagian, yaitu:
1.       Mesencephalon atau Otak Tengah (disebut juga Mid Brain) adalah bagian teratas dari batang otak yang menghubungkan Otak Besar dan Otak Kecil. Otak tengah berfungsi dalam hal mengontrol respon penglihatan, gerakan mata, pembesaran pupil mata, mengatur gerakan tubuh dan pendengaran.
2.       Medulla oblongata adalah titik awal saraf tulang belakang dari sebelah kiri badan menuju bagian kanan badan, begitu juga sebaliknya. Medulla mengontrol funsi otomatis otak, seperti detak jantung, sirkulasi darah, pernafasan, dan pencernaan.
3.       Pons merupakan stasiun pemancar yang mengirimkan data ke pusat otak bersama dengan formasi reticular. Pons yang menentukan apakah kita terjaga atau tertidur

4. Limbic System (Sistem Limbik)
Sistem limbik terletak di bagian tengah otak, membungkus batang otak ibarat kerah baju. Limbik berasal dari bahasa latin yang berarti kerah. Bagian otak ini sama dimiliki juga oleh hewan mamalia sehingga sering disebut dengan otak mamalia. Komponen limbik antara lain hipotalamus, thalamus, amigdala, hipocampus dan korteks limbik.Sistem limbik berfungsi menghasilkan perasaan, mengatur produksi hormon, memelihara homeostasis, rasa haus, rasa lapar, dorongan seks, pusat rasa senang, metabolisme dan juga memori jangka panjang.
                Bagian terpenting dari Limbik Sistem adalah Hipotalamus yang salah satu fungsinya adalah bagian memutuskan mana yang perlu mendapat perhatian dan mana yang tidak.Misalnya Anda lebih memperhatikan anak Anda sendiri dibanding dengan anak orang yang tidak Anda kenal.Mengapa?Karena Anda punya hubungan emosional yang kuat dengan anak Anda.Begitu juga, ketika Anda membenci seseorang, Anda malah sering memperhatikan atau mengingatkan.Hal ini terjadi karena Anda punya hubungan emosional dengan orang yang Anda benci.
                Sistem limbik menyimpan banyak informasi yang tak tersentuh oleh indera.Dialah yang lazim disebut sebagai otak emosi atau tempat bersemayamnya rasa cinta dan kejujuran. Carl Gustav Jung  menyebutnya sebagai "Alam Bawah Sadar" atau ketidaksadaran kolektif, yang diwujudkan dalam perilaku baik seperti menolong orang dan perilaku tulus lainnya. LeDoux mengistilahkan sistem limbik ini sebagai tempat duduk bagi semua nafsu manusia, tempat bermuaranya cinta, penghargaan dan kejujuran.